10 Makanan yang meningkatkan Kekebalan Tubuh | System Imun Tubuh

STEMPEL 13 MENIT
10 Makanan yang meningkatkan Kekebalan Tubuh | System Imun Tubuh

Sejumlah tanamam mengandung bahan alami untuk melawan infeksi. Tanaman berupa rempah-rempah dan sayuran ini juga dapat membangun kekebalan tubuh. Ketika cuaca tidak menentu, zat yang terkandung dalam tanaman yang Anda konsumsi dapat memblokir virus sehingga Anda tidak mudah sakit.

Selain mengonsumsi makanan ini secara teratur, Anda dapat menggunakannya sebagai pengobatan rumah untuk pilek dan flu. Berikut ulasannya:

1. Bawang putih
Tanaman yang baunya paling tajam di kelompoknya ini mengandung allicin, senyawa yang merangsang kekebalan tubuh dan mempromosikan aktivitas sel darah putih untuk mengahncurkan virus pilek dan flu. Bawang putih juga merangsang sel-sel kekebalan lainnya yang melawan virus, jamur, dan bakteri. Bawang putih membunuh hampir 100 persen efektivitas rhinovirus manusia, yang menyebabkan pilek, flu biasa, dan virus pernapasan.

2. Bawang merah
Sama seperti bawang putih, bawang merah juga mengandung allicin. Selain itu, bawang merah juga mengandung quercetin, nutrisi yang memecah lendir di kepala dan dada. Kepedasan bawang merah meningkatkan sirkulasi darah dan membuat berkeringat. Ini sangat membantu selama cuaca dingin untuk mencegah infeksi. Mengonsumsi bawang merah mentah dalam beberapa jam dari gejala pertama dari pilek atau flu menghasilkan efek kekebalan yang kuat. Selain mengonsumsinya, mungkin terdengar sedikit aneh, Anda dapat menempatkan setengah bawang merah di kamar tidur ketika Anda tidur yang dapat menyerap beberapa bakteri dan mengurangi gejala flu.

3. Jahe
Jahe memiliki bau yang khas, pedas, namun enak. Jahe dapat mengurangi demam, meredakan sakit tenggorokan, batuk, dan membantu mengeluarkan lendir dari dada. Bahan kimia anti-inflamasi jahe seperti shagaol dan gingerol memberikan tendangan pedas yang merangsang sirkulasi darah dan membuka sinus Anda. Peningkatan sirkulasi berarti lebih banyak oksigen yang sampai ke jaringan tubuh Anda untuk membantu menghilangkan racun dan virus.

Penelitian telah menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mencegah dan mengobati flu. Jahe juga sangat membantu untuk sakit perut, mual, dan sakit kepala. Coba teh atau susu jahe dan rasakan sendiri manfaatnya.

4. Cabai rawit
Keluarga cayenne (cabai rawit, habanero, Scotch bonnet, dan paprika) mengandung capsicum, sumber kaya vitamin C dan bioflavanoid. Dua zat itu cukup untuk memerangi pilek dan flu. Cabai rawit meningkatkan produksi sel darah putih yang membersihkan se-sel dan jaringan tubuh dari racun. Cabai rawit juga mengandung beta karoten dan antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh serta membangun jaringan membran mucus yang sehat untuk melawan virus dan bakteri. Pedas cabai dapat meningkatkan suhu tubuh dan membuat Anda berkeringat sehingga meningkatkan aktivitas sistem kekebalan tubuh.

5. Labu
Labu merupakan sumber yang baik dari vitamin C dan karoten. Enam karotenoid (dari 600 yang ditemukan di alam) paling sering ditemukan dalam jaringan tubuh manusia--dan itu dipasok oleh labu dan jenis labu lainnya. Zat yang terkandung dalam labu dapat mengurangi risiko berbagai jenis kanker, melindungi mata dan kulit dari efek sinar ultraviolet, dan menguatkan jantung dari penyakit.

6. Buah citrus
Jeruk, lemon, jeruk nipis, dan buah citrus lainnya dikemas dengan vitamin C yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh dari penyakit. Tambahkan buah-buahan citrus dalam menu harian Anda untuk menangkis flu dan gejala demam lainnya.

7. Teh Hijau
Teh hijau merupakan sumber potensial dari antioksidan yang disebut polifenol, terutama katekin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa katekin dapat menghancurkan virus influenza dan flu biasa. Menghirup secangkir teh hijau saat cuaca memburuk. Tambahkan sedikit madu atau lemon pada teh hijau Anda.

8. Jamur
Selama berabad-abad, orang di seluruh dunia telah beralih ke jamur untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat. Peneliti kontemporer sekarang tahu mengapa. Studi menunjukkan bahwa jamur meningkatkan produksi dan aktivitas sel-sel darah putih, yang membuat Anda lebih agresif. Hal ini baik bila Anda terinfeksi penyakit.

9. Bayam
BAYAM, sayuran berdaun hijau yang dalam bahasa Persia berarti tangan hijau, merupakan salah satu sayuran terbaik. Sayuaran ini memiliki banyak manfaat kesehatan dan nilai gizi.
Setiap 100 gram bayam terkandung 2,3 gram protein; 3,2 gram karbohidrat; 3 gram besi dan 81 gram kalsium. Bayam juga kaya akan berbagai macam vitamin dan mineral, yakni vitamin A, vitamin C, niasin, thiamin, fosfor, riboflavin, natrium, kalium dan magnesium.
Selain itu, bayam juga mengandung antioksidan esensial dan fitokimia yang membantu melindungi tubuh terhadap berbagai penyakit. 

10. Kacang Hijau
Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsiumdan fosfor. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh.

Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang. Kacang hijau juga mengandung rendah lemak yang sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menjadikan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah berbau.

Lemak kacang hijau tersusun atas 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Kacang hijau mengandung vitamin B1 yang berguna untuk pertumbuhan dan vitalitas pria. Maka kacang hijau dan turunannya sangat cocok untuk dikonsumsi oleh mereka yang baru menikah.
Shiitake, maitake, chaga, dan jamur reishi dikemas dengan zat yang membangun sistem kekebalan tubuh terbesar. Para ahli merekomendasikan makan seperempat ons jamur tersebut beberapa kali sehari untuk manfaat kekebalan tubuh yang maksimal